LAPORAN KUNJUNGAN INDUSTRI
SMK NEGERI 2 KALIANDA
Ke PT. Pusat TIK Nasional (PUSTIKNAS) atau Balai Pelatihan dan Riset Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPRTIK)
KOMPETENSI KEAHLIAN
TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN

DISUSUN OLEH
ROBBYANSYAH GUNAWAN
NIS :5104 9994575927
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 2 KALIANDA
Jl.soekarno-hatta KM 52 kalianda 35513
LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN KUNJUNGAN INDUSTRI
PT. Pusat TIK Nasional (PUSTIKNAS) atau Balai Pelatihan dan Riset Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPRTIK)
kalianda,
Penyusun
Robbyansyah gunawan
NIS : 5104 9994575927
Mengetahui,
Kepala Kompetensi Keahlian Wali Kelas
Teknik Komputer
Sutrisno s.kom zuliati s.kom
NIP: NIP
Mengetahui,
Kepala Sekolah
Industri
Elita sari st.mt
NIP.
SISTEMATIKA
Laporan Kunjungan Industri
Kaper
Lembar Pengesahan
Kata Pengantar
BAB I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Kunjungan Industri
B. Tujuan Kunjungan Industri
C. Manfaat Kunjungan Industri
1. Bagi Sekolah
2. Bagi Siswa
3. Bagi Industri
D. Waktu, Lokasi, Sasaran dan Bentuk Kegiatan
BAB II. GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
A.SEJARAH PERUSAHAAN
B.BIDANG GARAPAN PERUSAHAAN
C.VISI DAN MISI PERUSAHAN
D.SUSUNAN ORGANISASI
BAB.III LAPORAN KUNJUNGAN INDUSTRI
A.pelaksanan kegiatan
b.hasil kegiatan
BAB.IV PENUTUP
A.KESIMPULAN
B.SARAN
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur saya ucapkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat serta hiadayah-Nya, sehingga penyusunan Laporan Kunjungan Industri di Kompetensi Keahlian Komputer ke PT. Pusat TIK Nasional (PUSTIKNAS) atau Balai Pelatihan dan Riset Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPRTIK) dapat terlaksana sesuai dengan target tujuan dengan baik tanpa ada kendala yang berarti.
Tujuan penyusunan Laporan Kunjungan Industri ini adalah untuk dokumentasi kegiatan kunjungan industri sehingga jelas terdata sesuai dengan manejemen sistem mutu. Penyusunan Laporan Kunjungan Industri ini seluruh data diperoleh pada saat melakukan Kunjungan Industri dari buku-buku relevan dengan materi yang diperlukan. Bimbingan Bapak/Ibu Wali Kelas, Kakomli, Kabeng, mencari dari internet, dan hasil wawancara dengan pihak yang berwenang pada saat di industri.
Dengan telah diselenggarakanya kunjungan industri ke berbagai industri sesuai dengan kompetensi keahliannya masing-masing dan telah selesainya pembuatan laporan ini saya, ucapkan terimakasih kepada:
1. Dra. Lolly R. Roliawati M.M.Pd, selaku kepala sekolah yang telah memberikan arahan dan kebijakan tentang kunjungan yang diselenggarakan di SMK Negeri 1 Sumedang.
2. Kedua orang tua, yang telah memberikan doa, biaya, serta motivasi yang beliau berika kepada saya.
3. Pimpinan perusahaan dan staff Pusat TIK Nasional (PUSTIKNAS) atau Balai Pelatihan dan Riset Teknologi Informatika dan Komunikasi (BPRTIK) yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk berkunjung.
4. Oo Suherman M.M.Pd, selaku Wakil kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri dan Masyarakat yang telah mengatur dari awal sampai akhir kegiatan kunjungan industri.
5. Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Kurikulum, Sarana dan Prasarana, Wakil Manajemen Mutu yang telah memberikan dorongan dan arahan untuk kelancaran kegiatan kunjungan industri.
6. Deni Susanto, S.Kom selaku Kepala Kompetensi Keahlian Komputer yang telah memberikan pengarahan secara teknis tentang kunjunga industri.
7. Sanjaya S.Pd. selaku Kepala Bengkel (Laboratorium) Kompetensi Keahlian Komputer yang telah memberikan arahan baik secara teknis dilapangan maupun yang lainnya.
8. Diki Gusrianto, S.Kom selaku Wali Kelas yang telah memberikan bimbingan mulai dari keberangkatan sampai pembuatan laporan.
9. Seluruh Bapa/Ibu Guru yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu dan yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam kegiatan kunjungan industri ini.
10. Teman-teman angkatan Tahun Pelajaran 2014/2015 yang telah saling bantu dalam kegiatan kunjungan industri.
Semoga amal kebaikan beliau dibalas oleh Allah SWT, setimpal dengan yang mereka berikan kepada saya dan teman-teman, sehingga kegiatan kunjungan industri dapat berjalan dengan lancar sesuai denagn target tujuan yang diinginkan.
Saya menyadari bahwa dalam penyusunan Laporan Kunjungan Industri ini, masih perlu perbaikan sehingga kritik dan saran sangat kami harapkan untuk perbaikan sehingga adik angkatan dapat membuat laporan yang akan datang dapat lebih baik.
Kalianda, 19 april 2016
Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Kunjungan Industri
1. Pendidikan pada dasarnya merupakan tanggung jawab bersama antara orangtua, masyarakat, dan pemerintah (Undang-Undang Sistem Pendiddikan Nasional tahun 2003)
2. Pengadaan dan Pendayagunaan sumber daya pendidikan dilakukan oleh pemerintah, masyarakat dan keluarga (Undang Sistem Pendidikan Nasional tahun 2003)
3. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 080/U/1999 tentang program pendidikan dan kerja lapangan.
4. Peraturan pemerintah RI No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
5. Permendiknas RI No. 23 Tahun 2006 tentang standar isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
6. Penyelenggaran sekolah menengah dapat bekerjasama dengan masyarakat, dunia usaha dan para dermawan untuk memperoleh sumber daya dalam rangka menunjang penyelenggaraan dan pengembangan pendidikan.
7. Kerjasama SMK dengan dunia usaha terutama untuk bertujuan meningkatkan penyesuaian SMK dengan kebutuhan dunia yang diutamakan asas saling menguntungkan.
8. SMK sebagai bentuk satuan pendidikan kejuruan sebagaimana ditegaskan dalam penjelasan pasal 15 UU Sisdiknas, merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama bekerja dalam bidang tertentu.
9. Ketercapaian SMK antara lain ditentukan oleh sejauh mana terjadinya sinkronisasi antara apa yang dibutuhkan oleh industri atau dunia usaha dan lapangan pekerja.
10. Jalinan kejasama yang sudah terjalin antara SMK Negeri 1 dengan pihak pemakai lulusan SMK.
Sebagai kekuatan hukum secra yuridis formal, dan untuk meningkatkan kepercayaan dunia usaha dan dunia industri, maka perlu adanya perjanjian kerjasama yang terlebih dahulu dilakukan antara industri yang mungkin diwakili oleh pihak asosiasi industri atau lembaga profesi dengan lembaga pemerintah yang lebih tinggi, yaitu Dinas Pendidikan di masing-masing wilayah setingkat provinsi yang diterjemahkan sebagai MoU induk atau payung hukum yang lebih besar, dan pada setiap unit kerjasama, akan dilanjutkan dengan MoU ditingkat sekolah kejuruan (SMK) dengan masing-masing industri sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
B. Tujuan Kunjungan Industri
1. Menambah pengetahuan yang bersifat teoritis maupun praktik tentang proses produksi di industri sesuai dengan kompetensi keahlian masing-masing.
2. Menjembatani antara teori dan praktik yang diterima oleh peserta didik dalam pembelajaran di sekolah dengan kenyataan yang ada di Dunia Usaha dan Dunia Industri.
3. Menambah pengetahuan dan wawasan peserta didik maupun guru tentang proses dan sistem kerja yang terjadi di Dunia Usaha dan Dunia Industri.
4. Menambah motivasi kepada peserta didik dalam proses pembelajaran karena sudah mengetahuai tentang kompetensi yang harus dimiliki sesuai dengan kebutuhan industri.
5. Peserta didik dapat mengetahui tentang bagaimana proses rekruitmen sebagai calon pekerja di perusahaan secara langsung.
6. Peseta didik dapat mengetahui tentang kompetensi yang harus dimiliki untuk dapat bekerja di perusahaan.
7. Peserta didik dapat memahami secara langsung tentang proses bekerja di perusahaan sehingga dapat mempersiapkan diri supaya mampu memenuhi tantang sesuai kebutuhan industri.
8. Peserta didik dapat mengetahui tentang proses produksi perusahaan secara langsung.
9. Perusahaan dan SMK Negeri 1 Sumedang dapat menjalin kerjasama tentang berbagi hal dengan syarat saling menguntungkan.
C. Manfaat Kunjungan Industri
A. Manfaat bagi siswa
a. Menambah wawasan pengetahuan dan pengalaman.
b. Mengetahui sistem kerja di industri.
c. Mengetahui implementasi pengetahuan keterampilan di dunia kerja.
B. Manfaat bagi sekolah
a. Terjalin hubungan yang lebih erat antara SMK Negeri 1 Sumedang dengan industri.
b. Memudahkan akses lulusan SMK Negeri 1 Sumedang untuk mencari pekerjaan di perusahaan yang bersangkutan.
C. Manfaat bagi perusahaan/industri
a. Memudahkan perusahaan/industri untuk mencari tenaga kerja karena sudah mengetahui tentang karakter peserta didik dan peserta didik sudah mengetahui tentang keberadaan industri melalui program kunjungan industri.
b. Dapat mengembangkan CSR.
D. Waktu pelaksanaan kunjungan industri
Jadwal
| ||
Senin,
|
07.00
|
Persiapan
|
18-april-2016
|
07.00 – 07.45
|
Pelepasan
|
08.00
|
Berangkat
| |
16.00
|
Tiba di wisma wiladatika cibubur
| |
16.00 – 18.30
|
ISHOMA
| |
18.30 – 21.30
|
Cibubur jungtion
| |
22.00 – 04.00
|
Istirahat
| |
Selasa,
|
04.00 – 06.00
|
Sholat, mandi, sarapan
|
19-april-2016
|
06.00 – 08.00
|
Otw pustiknas
|
08.00 – 12.00
|
Di pustiknas Jakarta
| |
12.00 – 13.00
|
ISHOMA
| |
14.00 -
|
TMII
| |
18.00 – 22.00
|
Monas
| |
22.00
|
Perjalanan ke lampung
| |
Rabu,
|
04.00
|
Tiba di lampung
|
20-april-2016
|
TIM PANITA
| |
PEMBINA
|
:kepala sekolah(elita sari,st,mt)
|
PENANGGUNG JAWAB
|
:waka humas dan industri
|
KETUA
|
:sutrisno,s.kom
|
SEKRETARIS
|
:ujang effendi,s.kom
|
BENDAHARA
|
:effendi,s.kom
|
SIE.PERLENGKAPAN
|
:pande made kertiyasa,a.md
|
SIE.KOMSUMSI
|
:amalia restu wandari,s.kom
|
SIE.KESEHATAN
|
:ika fitrianingrum
|
PELAKSANAAN
|
:mukmin
|
BAB II
GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
A. SEJARAH PERUSAHAAN
BPRTIK atau PUSTIKNAS merupakan singkatan dari Balai Pelatihan dan Riset Teknologi dan Informasi atau Pusat TIK Nasional ini bekerjasama dengan UIN Syarif Hidayatullah yang berdiri megah di atas ibukota tepatnya di Kampus II UIN Syarif Hidayatullah Jl. Kertamukti No. 10, Ciputat Tangerang Selatan.
BPRTIK diresmikan oleh Menteri Kominfo Tifatul Sembiring pada tanggal 31 Mei 2011. Pada peresmian tersebut, hadir pula Duta Besar Korea untuk Indonesia serta stakeholders lainnya yang telah memberikan kontribusi signifikan selama proses pembangunan BPPTIK, yaitu Bupati Bekasi, Universitas AI-Azhar, PT Jababeka, President University dan lain sebagainya. Peletakan batu pertama dilakukan pada tanggal 7 Mei 2007 oleh Muhammad Nuh yang pada waktu itu menjabat sebagai Menteri Kominfo dan Duta Besar Korea saat itu Mr. Kim Ho-young. Sedangkan serah terima gedung dari KOICA ke Pemerintah Indonesia dilakukan pada Juni 2009.
Gedung Pustiknas dibangun di atas lahan seluas 9.300 meter persegi dan luas bangunan 7.800 meter persegi dengan biaya pembangunan gedung berasal dari pinjaman lunak Pemerintah Korea melalui Economic Development Cooperation Fund (EDCF) Korea Exim Bank senilai US$21 juta (Rp200 miliar)..
Gedung Pustiknas terdiri atas bangunan utama dan asrama. Gedung utama memiliki fungsi sebagai training center, data center, dan service center. Sedangkan gedung asrama berfungsi sebagai penginapan peserta dengan daya tampung 180 orang.
Dalam perusahaan PUSTIKNAS ini terdapat sejumlah program pelatihan unggulan yang memiliki slogan“Training Research Morality Information and Communication Technology”. Diantaranya adalah Standar Kompetisi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI); Etika Profesi dibidang TIK; E-government; Office Automatization; Programming/Software Engineering; Server Network and Admin; Networking; Data Base; Aplikas (Statistik, Teknik, SIM Pemerintahan, dll); Multimedia; Desain Grafis; Web Programming; Geographic Information System; Manajemen Proyek; Open Source; Keamanan Informasi; Pengoperasian Studio; Animasi; Mobile Application; Esensi Komputer/Computer Technical Support.
Selain itu PUSTIKNAS ini juga memiliki berbagai macam fasilitas terdepan yakni 10 Laboratorium dengan jumlah total 230 komputer, Auditorium, Digital & Broadcasting Studio, Research & Development, Internet Café dengan 10 unit PC, Seminar Room, E-learning, Vidio Conference, and Lecture rooms.
10 Laboratorium dengan jumlah total 230 komputer diantaranya : Multimedia Graphic Design, Multimedia Video & Animaton, Geographic Information System, Hardware and Tehnical Support, Software Engineering, Linux Based, Windows Based, dan Application. Untuk fasilitas yang berada dalam ruang Auditorium seperti wi-fi connection, E-Kiosk and information Comer, for 300 people, serta Equipped with audio-visual devices. Sedangkan fasilitas yang ada dalam ruang Research & Development yakni Content Development, Software Development, dan Network & Telecomunication Development.
B. Bidang Garapan Perushaan
Dalam perusahaan PUSTIKNAS ini terdapat sejumlah program pelatihan unggulan. Diantaranya adalah :
a. Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (KKNI)
b. Etika Profesi di Bidang TIK
c. E-government
d. Office Automatization
e. Programming/Software Engineering
f. Server network and Admin
g. Networking
h. Data Base
i. Apalikasi
j. Multimedia
k. Desain Grafis
l. Web Programming
m. Geographic Information System
n. Manajemen Proyek
o. Open Source
p. Keamanan Informasi
q. Pengoperasian Studio
r. Animasi
s. Mobile Application
t. Esensi Komputer/Computer Technical Support
Selain itu PUSTIKNAS ini juga memiliki berbagai macam fasilitas yakni, 10 Laboraturium dengan jumlah ratusan komputer, Auditorium, Digital & Broadcasting Studio, Research & Development (R&D), Seminar Room, E-Learning, Vidio Conference, dan Lecture rooms.
10 Laboratorium itu diantaranya :
1. Windows Based
2. Linux Based
3. Application
4. Programming & Data Base
5. Multimedia 1 : Video & Animation
6. Multimedia 2 : Design Graphic
7. Geographic Information System
8. Networking
9. Sun Solaris Based
10. Computer Essential
Sedangkan fasilitas yang ada dalam ruang Research & Development yakni :
a. R & D1 Network and Telecomunication
b. R & D2 Software
c. R & D3 Content
C. VISI DAN MISI PERUSAHAAN
Visi:
Terwujudnya Indonesia informatif menuju masyarakat sejahtera melalui pembangunan komunikasi dan informatika berkelanjutan, merakyat, dan ramah lingkungan dalam kerangka NKRI
Misi:
1. Meningkatkan kecukupan informasi masyarakat dengan karakteristik komunikasi lancar dan informasi benar menuju terbentuknya Indonesia informatif dalam kerangka NKRI
2. Mewujudkan birokrasi layanan komunikasi dan informatika yang professional dan memiliki integritas moral yang tinggi
3. Mendorong peningkatan tayangan dan informasi edukatif untuk mendukung pembangunan karakter bangsa
4. Mengembangkan sistem kominfo yang berbasis kemampuan lokal berdaya saing tinggi dan ramah lingkungan
5. Memperjuangkan kepentingan nasional kominfo dalam sistem pasar global.
D.SUSUNAN ORGANISASI

BAB III
PENUTUP
A. Simpulan
Pusat TIK Nasional (PUSTIKNAS) atau BPRTIK adalah sebuah balai pelatihan yang beralamat di Jl. Kertamukti No. 10 Ciputat, Tangerang Selatan (Depan Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)T. Balai ini berada dibawah naungan Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (MENKOMINFO). Gedung PUSTIKNAS terdiri atas gedung utama dan asrama. Gedung utama memiliki fungsi sebagai training center, data center, dan service center. Sedangkan gedung asrama berfungsi sebagai penginapan peserta. PUSTIKNAS ini juga memiliki berbagai macam fasilitas yakni, 10 Laboraturium dengan jumlah ratusan komputer, Auditorium, Digital & Broadcasting Studio, Research & Development (R&D), Seminar Room, E-Learning, Vidio Conference, dan Lecture rooms. Kompetensi yang harus dimiliki oleh calon karyawan, setidaknya mampu menguasai salah satu bidang garapan yang ada di PUSTIKNAS. Sistem rekruitment tenaga kerja/karyawan yang bekerja di PUSTIKNAS melalui Tes CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) karena PUSTIKNAS berada dibawah naungan badan pemerintahan yaitu MENKOMINFO. Jalinan atau hubungan kemitraan antara sekolah dengan industri/perusahaan merupakan sebuah usaha yang dilakukan sekolah untuk meningkatkan daya serap kerja lulusannya. Kemitraan yang dimaksud adalah bahwa industri dan sekolah masing-masing saling menguntungkan.
B. Saran
1. Untuk Sekolah
a. Mengawasi peserta didiknya secara maksimal agar dapat menjaga citra baik sekolah.
b. Mengunjungi industri yang bisa menyerap lulusan SMK.
c. Bila cukup waktu, sebaiknya mengunjungi lebih dari satu industri.
2. Untuk Industri
a. Memberikan gambaran bagaimana proses/sistem kerja.
b. Ada baiknya pemberian materi diganti dengan pemberian hal-hal tentang perusahaan.
c. Menjelaskan mengenai kompetensi yang harus dimilki oleh calon karyawan.
d. Memperkuat jalinan kemitraan dengan SMK Negeri 2 kalianda
LAMPIRAN
FOTO-FOTO KEGIATAN:

0 komentar:
Posting Komentar